Safari Tarawih Tingkat Kapanewon Samigaluh di Masjid Al Ikhlas Padukuhan Keweron
Sidoharjo, 25 Februari 2026 – Safari Tarawih Tingkat Kapanewon Samigaluh kembali dilaksanakan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antara unsur pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dan warga, yang pada kesempatan ini bertempat di Masjid Al Ikhlas Padukuhan Keweron, Kalurahan Sidoharjo.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Panewu Samigaluh beserta jajaran, Kapolsek Samigaluh beserta jajaran, Danramil Samigaluh beserta jajaran, perwakilan Puskesmas, KUA Samigaluh, Lurah Sidoharjo beserta pamong kalurahan, unsur LKK Sidoharjo, Tuwanggana, BUMDes, Bamuskal, HIMPAUDI, Kader Posyandu, Linmas, Tokoh Masyarakat, serta masyarakat Padukuhan Keweron yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kekhusyukan.
Dalam sambutannya, Panewu Samigaluh menyampaikan rasa syukur karena dapat melaksanakan salat tarawih berjamaah di Masjid Al Ikhlas. Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas kerja sama dan semangat gotong royong, khususnya dalam penanganan kejadian longsor di wilayah Keweron yang dapat ditangani dengan cepat. Selain itu, kegiatan rabas-rabas yang dilaksanakan pada pekan sebelumnya juga berjalan lancar dan diharapkan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.
Disampaikan pula bahwa tujuan Safari Tarawih selain sebagai ajang silaturahmi, juga sebagai media penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain:
a. Pentingnya menjaga kesehatan lingkungan melalui pemberantasan sarang nyamuk yang dilaksanakan secara rutin, minimal satu minggu sekali.
b. Menggiatkan kegiatan posyandu balita, remaja, dewasa, dan lansia sebagai upaya monitoring kesehatan sejak dini.
c. Menjaga aset bersama, termasuk tertib membayar SPPT PBB dengan batas waktu pembayaran 30 Maret 2026. Pembayaran dapat dilakukan melalui bank, kantor pos, maupun dompet digital sebagai bentuk kewajiban masyarakat kepada pemerintah.
d. Pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor akan dilaksanakan pada 10 Maret 2026 di Pagerharjo.
e. Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama bulan Ramadan ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
f. Mengimbau masyarakat untuk menghindari penggunaan kembang api pada bulan Ramadan dan malam Idul Fitri karena termasuk pemborosan, serta mengutamakan pelaksanaan takbir di masjid tanpa takbir keliling.
Pengajian disampaikan oleh Kyai H. Drs. Abdul Hamid Tarwaca, M. Si. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan bahwa membangun peradaban bangsa dapat dimulai dari masjid. Semarak dan kemakmuran masjid di bulan Ramadan hendaknya tidak hanya bersifat sementara, melainkan terus dijaga dan ditingkatkan pada bulan-bulan di luar Ramadan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa apabila masjid senantiasa dimakmurkan, maka akan terbangun peradaban yang kuat dan berkarakter. Peran generasi muda menjadi sangat penting dalam menghidupkan masjid, sehingga masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pengembangan potensi masyarakat.
Beliau juga menegaskan bahwa peradaban yang kokoh dibangun melalui tiga aspek utama, yaitu aspek spiritual sebagai fondasi keimanan, aspek intelektual sebagai penguatan ilmu pengetahuan dan wawasan, serta aspek material sebagai penunjang kesejahteraan umat yang harus berjalan secara selaras dan berkesinambungan.
Pada kesempatan tersebut turut dilaksanakan penyerahan bantuan kepada masyarakat setempat dari Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Kulon Progo serta Dewan Masjid Indonesia sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan Safari Tarawih ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara pemerintah dan masyarakat serta terwujudnya masjid sebagai pusat pembangunan peradaban yang religius, intelektual, dan sejahtera di wilayah Kapanewon Samigaluh.