SIDOHARJO RAHARJO "SELAMAT DATANG DI WEB SITE KALURAHAN SIDOHARJO"

Artikel

Padukuhan Madigondo

30 Desember 2019    33.080 Kali Dibaca 

PROFIL PADUKUHAN MADIGONDO

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi tertua kedua di Indonesia setelah Jawa Timur, yang dibentuk oleh pemerintah negara bagian Indonesia. Provinsi ini memiliki status istimewa atau otonomi khusus, yang merupakan sebuah warisan dari zaman sebelum kemerdekaan. DIY terdiri dari satu ibu kota dan empat kabupaten. Ibu kota DIY terletak di Kota Yogyakarta dan empat kabupaten lainnya terdiri dari Kabupaten Bantul, Gunungkidul, Sleman, dan Kulon Progo. Kabupaten Kulon Progo merupakan salah satu kabupaten yang terletak di bagian barat. Batas Kabupaten Kulon Progo di sebelah timur yaitu Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman, di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Purworejo, Propinsi Jawa Tengah, di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah, dan di sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Hindia.

Kabupaten Kulon Progo memiliki topografi yang bervariasi dengan ketinggian antara 0-1000 meter di atas permukaan air laut. Kabupaten ini terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu: Kulon Progo bagian utara, tengah, dan selatan. Padukuhan Madigondo, berada di Kecamatan Samigaluh yang termasuk dalam Kulon Progo bagian utara dengan ketinggian antara 500-1000 meter di atas permukaan air laut. Penggunaan lahan di wilayah ini diperuntukkan sebagai kawasan budidaya konservasi dan merupakan kawasan rawan bencana tanah longsor. Padukuhan Madigondo memiliki kontur tanah atau topografi yang bervariasi dan bergelombang sehingga rawan longsor saat musim penghujan.

Dibalik kedaan lahan yang memiliki potensi rawan bencana alam, namun Kabupaten Kulon Progo memilki potensi yang bisa menjadi daya tarik tersendiri untuk dapat berkunjung ke kabupaten tersebut. Kabupaten Kulon Progo memiliki potensi yang sedang dikembangkan oleh pemerintah yaitu objek wisata kampung kopi. Objek wisata ini salah satunya terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh.  Secara geografis Desa Sidoharjo terletak di wilayah pegunungan Menoreh Kulon Progo Utara, di Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo dengan luas ± 1.352, 68 ha. Desa Sidoharjo terdiri dari 18 padukuhan, salah satunya yaitu Padukuhan Madigondo yang merupakan salah satu padukuhan yang sedang dijadikan sebagai objek wisata kampung kopi. Adapun luas wilayah Padukuhan Madigondo sebesar ± 727.874,71 m2. Dengan wilayah yang terbentang luas tersebut, adapun batas-batas wilayah Padukuhan Madigondo, yaitu:

Utara   : Padukuhan Wonogiri dan Provinsi Jawa Tengah

Timur   : Padukuhan Wonotawang dan Kecamatan Kalibawang

Selatan : Padukuhan Munggang Lor

Barat    : Padukuhan Nyemani

Wilayah Padukuhan Madigondo digunakan untuk perkebunan kopi sekitar ± 30% dan sisanya digunakan untuk beternak, kawasan hutan, dan juga pemukiman penduduk. Jarak dari Padukuhan Madigondo ke balai desa ± 6,9 km, jarak dari Padukuhan Madigondo ke kecamatan  ± 10 km, sedangkan untuk menuju Kabupaten Kulon Progo dibutuhkan waktu ± 1 jam dengan jarak tempuh ± 35 km.

Padukuhan Madigondo dilewati oleh jalur alternatif yang nantinya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Hal ini dikarenakan, Kabupaten Kulon Progo akan menjadi kawasan otoritas strategis 10 Bali baru, yang tentunya di dalamnya termasuk Padukuhan Madigondo tersebut. Dengan dikembangkannya hal tersebut, maka terdapat beberapa pembangunan yang sedang dijalankan untuk melakukan perbaikan pada beberapa bagian jalan di Padukuhan Madigondo yang kurang terawat dengan kriteria jalan berlubang dan belum beraspal.

Dengan berkembangnya Padukuhan Madigondo sebagai daerah yang nantinya menjadi kawasan wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan, maka pembangunan sarana dan prasarana di kawasan ini terus dilakukan. Beberapa sarana dan prasarana yang sudah dimiliki oleh Padukuhan Madigondo, meliputi:

1. Sarana Pendidikan

      Terdiri atas: PAUD, TK, dan SD yang terletak di Madigondo Wetan.

2. Sarana Keagamaan

       Terdiri dari Masjid, Pura, dan Kapel. Kapel di Madigondo masuk dalam paroki St. Theresia Liseux Boro, Kalibawang.  

 3. Sarana Keamanan

       Terdapat pos kampling disetiap RT.

4. Sarana Sosial Budaya dan Pariwisata

        Terdapat sarana kebudayaan berupa gamelan dan berbagai perlengkapan untuk pentas seni Jatilan yang disimpan di salah satu rumah warga. Sarana pariwisata terdapat homestay yang merupakan rumah warga untuk mendukung destinasi wisata seperti Watu Tekek, Watu Jengger, dan Air Terjun Sidoharjo.

;

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

  Statistik

 Arsip Artikel

30 Desember 2019 | 33.080 Kali
Padukuhan Madigondo
30 Desember 2019 | 32.847 Kali
Padukuhan Tetes
30 Desember 2019 | 32.697 Kali
Padukuhan Nyemani
28 Desember 2019 | 32.695 Kali
Watu Tekek
30 Desember 2019 | 32.689 Kali
Padukuhan Nungkep
30 Desember 2019 | 32.645 Kali
Padukuhan Sulur
30 Desember 2019 | 32.630 Kali
KETOPRAK
23 Mei 2022 | 1.189 Kali
Wisata Kuliner (Kedai Kopi Pak Rohmat)
29 Maret 2019 | 1.436 Kali
PPID
30 Desember 2019 | 32.558 Kali
Padukuhan Wonogiri
30 Desember 2019 | 32.547 Kali
Padukuhan Sumoroto
29 Desember 2019 | 1.131 Kali
Susunan Pengurus Kelompok Wanita Tani Tanggulangsi Mekar
28 Desember 2019 | 32.547 Kali
Embung Sidoharjo
30 Desember 2019 | 32.281 Kali
REBANA

 Agenda

Belum ada agenda

  Sinergi Program

 Aparatur Desa

Back Next

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Sumoroto, Sidoharjo, Samigaluh, Kulon Progo, DIY
Desa : Sidoharjo
Kecamatan : Samigaluh
Kabupaten : Kulon Progo
Kodepos : 55673
Telepon : 087719773003
Email : kalurahansidoharjo@gmail.com

  Statistik Pengunjung

  • Hari ini : 3,078
    Kemarin : 3,453
    Total Pengunjung : 96,875
    Sistem Operasi : Unknown Platform
    IP Address : 192.168.64.23
    Browser : Mozilla 5.0