You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Kalurahan SIDOHARJO
Kalurahan SIDOHARJO

Kap. Samigaluh, Kab. KULON PROGO, Provinsi DI Yogyakarta

SIDOHARJO RAHARJO "SELAMAT DATANG DI WEB SITE KALURAHAN SIDOHARJO"

Padukuhan Tetes

30 Desember 2019 Dibaca 32.095 Kali

PROFIL PADUKUHAN TETES

Padukuhan atau Dusun Tetes, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo memiliki luas wilayah 27 hektar. Perbatasan wilayah Dusun Tetes terdiri dari 4 batas wilayah yaitu utara yang dibatasi oleh Gorolangu, selatan yang dibatasi oleh bangunrejo dan purwoharjo, barat yang dibatasi oleh Sumoroto, serta timur yang dibatasi oleh Munggang Wetan dan Borosuci (Kecamatan Kalibawang). Lahan yang ada di dusun ini digunakan untuk pekarangan rumah, tegalan atau tanah kering dan perkebunan pribadi milik warga, serta peternakan sapi dan kambing. Dusun Tetes memiliki iklim tropis dengan kondisi tanah yang kering serta keadaan geografi berupa pegunungan dan tanah miring. Jarak dari kecamatan ke dusun adalah 4.5 km, kecamatan ke desa adalah 2 km dan kecamatan ke kabupaten adalah 40 km. Kondisi jalan terbuat dari beton dan belum diaspal. Kondisi sarana dan prasarana yang ada di dusun ini, antara lain:

  • Sarana dan prasarana Pendidikan

Dusun Tetes memiliki PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang bergabung dengan masyarakat Dusun Sumoroto. Kondisi bangunan luar PAUD terbilang standar seperti PAUD pada umumnya yang menyediakan taman bermain seperti ayunan, seluncuran, jungkat-jungkit, dan komidi putar. Masyarakat Dusun Tetes yang mengenyam pendidikan SD dan SMP masih bersekolah di satu desa yang sama dengan Dusun Tetes yaitu Desa Sidoharjo, sementara SMA berada di desa lain tetapi masih satu kecamatan yaitu Kecamatan Samigaluh.

  • Sarana dan prasarana Agama

     Keyakinan yang dianut oleh masyarakat Dusun Tetes mayoritas beragama Katolik, kemudian disusul agama Islam dan Kristen. Gereja yang digunakan oleh masyarakat Dusun Tetes masih bergabung dengan dusun lain, seperti Sumoroto dan Gorolangu. Kondisi gereja bagi umat Katolik secara umum memiliki kapasitas dan fasilitas yang cukup layak, namun tidak menyediakan alas untuk bersujud. Kondisi masjid yang digunakan warga untuk beribadah sudah cukup baik untuk sarana dan prasarana. Sarana yang digunakan untuk masjid ini seperti speaker, mic, sudah baik. Serta prasarana untuk tempat wudhu dan dan toilet pada masjid sudah baik dalam kualitas air yang digunakan. Sementara, gereja bagi umat Kristen terdapat di daerah Boro yang berjarak cukup jauh dari Dusun Tetes dan kondisinya juga cukup baik dan layak untuk digunakan ibadah.

  • Sarana dan prasarana Keamanan

     Sarana keamanan yang ada di Dusun Tetes berupa pos ronda, namun hingga saat ini belum berjalan dengan efektif dikarenakan mayoritas masyarakatnya adalah kaum lanjut usia sehingga memiliki fisik yang kurang prima untuk berkeliling menjaga dusun serta kurangnya partisipasi kaum muda yang sebagian besar merantau ke kota. Selain  itu, tidak tersedianya lampu penerangan menyebabkan saat malam hari, jalan di Dusun Tetes menjadi gelap gulita sehingga rawan terjadinya kecelakaan dan pejalan kaki diharuskan menggunakan senter sebagai media pendukung untuk berjalan. Kondisi fisik pos ronda sudah sangat layak dan nyaman yang dilengkapi dengan kentungan sebagai alat komunikasi dengan warga dusun.

  • Sarana dan prasarana Transportasi

Masyarakat Dusun Tetes sebagian besar memiliki kendaraan sepeda motor, sedangkan masyarakat lanjut usia berjalan kaki. Transportasi umum yang digunakan oleh masyarakat sekitar dengan carter kendaraan.

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image