Selamat Datang di Desa Sidoharjo  

MERTIDUSUN DAN SAPARAN

KKN UAJY 30 Desember 2019 11:25:56

Merti dusun merupakan tradisi yang masih dilestarikan di masyarakat Kulon Progo sebagai suatu bentuk rasa syukur warga masyarakt kepada Tuhan Yang Maha Esa akan rezeki yang dilimpahkan serta berkat yang diberikan. Ucapan rasa syukur diwujudkan dengan adanya gunungan yang berisikan nasi tumpeng(Tumpengan) hasil bumi seperti sayuran dan buah-buahan yang diarak. Dalam memeriahkan acara merti dusun sebagian warga pria mengenakan surjan sebagai baju, jarit untuk bawahan, sandal selop, blangkon, dan menyeipkan keris di belakang pinggang, dan sebagian warga perempuan mengenakan kebaya dan sanggul, selebihnya mengenakan baju batik, kebaya modern, hingga baju lurik. Desa Sidoharjo dengan berbagai potensi alam seperti teh, kopi, dan hasil bumi lainnya juga ikut dipersembahkan. Persembahan hasil bumi dan lainnya kemudian diarak mengelilingi dusun, warga antusias dalam mengikuti iring-iringan dengan melangsungkan selamatan dan acara merti desa diakhiri dengan rebutan gunungan tumpeng dan hasil bumi lainnya. Di Desa Sidoharjo kebudayaan Merti Dusun masih diselenggarakan salah satunya di Dusun Madigondo dan Dusun Sumoroto. Saparan merupakan suatu upacara adat dan tradisi yang di selenggarakan di bulan sapar. Masyarakat setempat merayakan tradisi juga sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan atas hasil panen yang melimpah dan ketentraman desa. Masyarakat wilayah desa sidoharjo khususnya untuk Padukuhan Keweron, Bleder, dan Sulur masih menjaga dan melestarikan tradisi adat Jawa dari leluhur tersebut.

Silakan tulis komentar dalam formulir berikut ini (Gunakan bahasa yang santun)

Formulir Komentar (Komentar baru terbit setelah disetujui Admin)

Nama
Alamat e-mail
Komentar
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 

Wilayah Desa

Aparatur Desa

Komentar Terkini

Info Media Sosial

Facebook

Statistik Pengunjung

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung